Beluntas Ampuh Hilangkan Bau Badan

Daun beluntas berbau khas aromatis,

rasanya getir dan menyegarkan. Berkhasiat untuk meningkatkan nafsu makan, membantu melancarkan pencernaan, melutuhkan keringat, menghilangkan bau badan dan bau mulut,

meredakan demam, nyeri tulang, sakit pinggang, dan keputihan, sedangkan akar beluntas berkhasiat sebagai peluruh keringat dan penyejuk. Daun beluntas juga dapat dikonsumsi sebagai lalapan atau dikukus. Kadar minyak atsiri daun beluntas 5 % dapat menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus, sedangkan pada kadar 20 % dapat menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli.

Sebagai Obat tradisional Beluntnas dapat dipakai dengan cara sebagai berikut :

  • Dicuci, Dikukus lalu dimakan
  • Diseduh dengan air panas, untuk diminum

Manfaat dan khasiat Beluntas :

Menghilangkan bau badan, bau mulut, kurang nafsu makan, gangguan pencernaan pada anak , TBC, nyeri pada remarik, nyeri tulang, sakit pinggang, demam, dating haid tidak teratur, keputihan.

Efek farmakologi Beluntas :

  • Kadar minyak atsiri 5 % dapat menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus, sedangkan pada kadar 20% dapat menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli
  • Memiliki khasiat diuretic
  • Memiliki khasiat menangkal radikal bebas

Kontra Indikasi :

Wanita hamil dan menyusul dilarang mengkonsumsi herba beluntas.

Penelitian yang telah dilakukan terhada khasiat dan manfaat Beluntas :

  • Hasil penelitian Widyawati dkk ( Universitas Diponegoro ) dalam Seminar rekayasa kimia dan teknologi tahun 2010 ekstrak beluntas memiliki khasiat antioksidan dengan kandungan flavonoid.

  • Hasil penelitian Manu, Fakultas Farmasi UBAYA tahun 2013 ekstrak etanol daun beluntas dapat menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus, Bacillus subtilis dan Pseudomonas aeroginosa.
  • Hasil penelitian Pramanik dkk, Department of Pharmaceutical Technologt India tahun 2007 menyatakan ekstrak beluntas menunjukan aktivitas diuretic pada dosis 100,200,300 mg/kg berat badan.
  • Hasil penelitian Sulistyaningsih Fakultas Farmasi Universitas Padjajaran tahun 2009 menunjukan bahwa ekstrak daun beluntas (Pluchea indica Less.) memiliki aktivitas antibakteri terbesar terhadap Methicillin Resistant Stapylococcus aureus yang merupakan bakteri penyebab infeksi nosokornial.

Pustaka :

  • Ardiansyah 2002, Kajian Aktivitas Antimikroba, Ekstrak Daun Beluntas (Pluchea Indica L). Tesis. Program Pasca Sarjana, Institut Pertanian Bogor.
  • Dalimartha, S 2003. Atlas tumbuhan Obat Indonesia I. Jakarta : Pustaka Pembangunan swadaya nusantara
  • Manu, R. 2012. AKtivitas antibakteri ekstrak etanol daun beluntas ( Pluchea Indica ) terhadap bakteri Staphylococcus aureus, Bacillius subtilis dan Pseudomonas aeroginosa. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya 2(1):1-10.
  • Pramanik et al.2007. Tissue culture of the plant Pluchea indica Land evaluation of diuretic potential of its leaves. Oriental Phatmacy anda Experimental Medicine 7(2) : 197-204.
  • Sulistyaningsih. 2009. Potensi Daun Beluntas (Pluchea Indica Less.) sebagai inhibitor terhadap Pseduedomonas Aeruginosa Multi Resistant dan Methicillin Resistant Stapylococcus Aureus. Laporan Penelitian Mandiri Universitas Padjajaran.
  • Widyawati, P S dkk. 2010, Pengaruh Ekstraksi dan Fraksinasi Terhadap Kemampuan Menangkap Radikal Bebas Dpph (1,1-Defenil-2-Pikrihidrazil) Ekstrak dan Fraksi Daun Beluntas (Pluchea Indica Less). Seminar rekayasa kimia dan proses . Universitas Diponegoro.

Comments

Bagus sekali kak artikelnya, lengkap dengan daftar pustaka, sangat terkesan, jadi sebagai pembaca juga paham akan sumber ilmiah yang di ambil.

trimaksih sangat bermanfaat :)

Saya baru tahu kalau Beluntas itu adalah rempah untuk obat ya ? saya kira hanya tanaman biasa , artikelnya bagus sekali :)